Makassar, 29 April 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Sasaran Mutu Sistem Manajemen Terintegrasi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018 yang dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Ruang Senat Lt. 2 FK Unhas serta daring melalui Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, tenaga kependidikan, serta tim SMM /SMT ISO 9001:2015 / 45001:2018 dan Tim K3 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Universitas Hasanuddin terkait penyampaian sasaran mutu tahun 2026, sekaligus untuk memastikan penyelarasan antara sasaran mutu universitas dan sasaran mutu di tingkat fakultas.
Acara diawali dengan laporan kegiatan oleh Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi, Dr. dr. Tenri Esa, M.Si., Sp.PK(K), yang menekankan pentingnya sinergi seluruh unit dalam menyusun sasaran mutu yang terukur dan berkelanjutan. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH, Sp.GK(K), FINASIM yang dalam sambutannya memberikan arahan terkait kebijakan mutu serta implementasi Sistem Manajemen Terintegrasi berbasis standar ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018.
Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh para narasumber, yaitu Prof. Dr. Nunuk Hariani Soekamto, M.S., yang memaparkan terkait perubahan sasaran mutu universitas, integrasi ISO 9001 dan ISO 45001 (SMK3), serta keterkaitannya dengan sistem e-SAKIP. Selanjutnya, Prof. Dr. Jeffry Kusuma, Ph.D. membawakan materi mengenai prinsip cascading, perbedaan indikator core dan supporting, serta pendekatan SMART dan risk-based thinking dalam penyusunan sasaran mutu.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan kerja kelompok yang melibatkan peserta baik secara luring maupun daring. Pada sesi ini, peserta secara aktif menyusun indikator, target, penanggung jawab (PIC), serta sumber data untuk masing-masing sasaran mutu, dengan pendampingan fasilitator.
Hasil kerja kelompok kemudian dipresentasikan dan diselaraskan dengan sasaran mutu universitas serta sistem e-SAKIP. Pada sesi akhir, pimpinan fakultas bersama tim GPM menetapkan sasaran mutu final beserta rencana monitoring dan implementasinya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem penjaminan mutu yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis standar internasional, serta mendorong peningkatan kinerja institusi secara berkelanjutan.


Comments are closed