WORKSHOP PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MANAJEMEN RISIKO

Makassar, 16 Juni 2025 — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Manajemen Risiko Tahun 2025 pada Senin, 16 Juni 2025, bertempat di Ruang Senat Lantai 2 FK Unhas. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun dokumen manajemen risiko yang komprehensif, mengacu pada standar ISO 31000:2018 serta regulasi pemerintah yang relevan.

Workshop diawali dengan laporan kegiatan oleh Dr. dr. Ika Yustisia, M.Sc, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola organisasi, sekaligus mendukung pemenuhan dokumen ISO 9001:2015 dan pembangunan Zona Integritas (ZI). Workshop yang diinisiasi oleh Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPMPR) FK Unhas ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai cara penyusunan manajemen risiko serta menyelaraskan format dokumen manajemen risiko antara standar ISO dan ZI yang selama ini belum seragam.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. dr. Firdaus, Ph.D.,Sp.MK(K)., selaku Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya workshop ini sebagai langkah strategis, tidak hanya dalam rangka persiapan audit ISO dan ZI, tetapi juga dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta keberlanjutan proses akademik dan operasional fakultas.

“Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan pemahaman komprehensif terhadap berbagai potensi risiko—baik di aspek akademik, keuangan, maupun pengelolaan sumber daya—serta bagaimana perencanaan mitigasinya dilakukan secara sistematis,” ujar Prof. Firdaus.

Materi utama workshop mengangkat tema Profil dan Peta Risiko, yang disampaikan oleh dua narasumber dari Pusat Manajemen Risiko Universitas Hasanuddin: Andi Iqra Pradipta Nasir, SE., M.Si., Ak. dan Nalendra Bhayu Permana, SE. Keduanya memaparkan dan mendampingi proses penyusunan dokumen manajemen risiko yang meliputi identifikasi, evaluasi, dan analisis risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.

Proses penyusunan dilakukan melalui beberapa tahapan penting, antara lain: penentuan sasaran kegiatan, identifikasi sumber risiko internal dan eksternal, deskripsi risiko, penetapan pemilik risiko, serta kategorisasi risiko. Pendekatan yang digunakan dalam identifikasi risiko mencakup metode 5M (Man, Machine, Money, Method, Material) untuk risiko internal, dan PESTEL (Political, Economic, Social, Technological, Environmental, Legal) untuk risiko eksternal. Penilaian risiko dilakukan dengan memperhitungkan probabilitas dan dampak, yang kemudian menghasilkan tingkat risiko inherent dan residual.

Sesi dilanjutkan dengan presentasi draf dokumen manajemen risiko dari masing-masing bidang, yang disampaikan oleh:

  • Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
  • Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya
  • Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni
  • Wakil Dekan Bidang Publikasi, Pengabdian, dan Alumni
  • Ketua dan Sekretaris GPMPR

Workshop ini dihadiri oleh seluruh pimpinan fakultas dan tim terkait, termasuk Tim ISO 9001:2015 dan Tim K3 FK Unhas. Kolaborasi lintas bidang tersebut menunjukkan komitmen FK Unhas dalam membangun sistem manajemen risiko yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan FK Unhas dapat memiliki dokumen manajemen risiko yang tidak hanya memenuhi standar mutu dan regulasi, tetapi juga mendukung pencapaian visi institusi menuju keunggulan akademik dan reputasi global.

Tags:

Comments are closed

Latest Comments

No comments to show.